19 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Firmansyah : Hindari Pungli, PNS Harus Miliki Integritas Tinggi


Firmansyah : Hindari Pungli, PNS Harus Miliki Integritas Tinggi
Apel pagi Pemerintah Kabupaten PPU (Foto : Humas)

KLIKPENAJAM.COM - Pemberitaan kasus pungutan liar (pungli) saat ini kerap menghiasi sejumlah media, turut mendapat komentar Staf Ahli Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Bidang Hukum dan Politik, Firmansyah.

Menurutnya, instruksi Presiden Joko Widodo yang langsung mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk dapat menghilangkan budaya pungutan liar (pungli) dalam melayani masyarakat, patut diapresiasi.

Menurutnya, jajaran pemerintahan di Kabupaten PPU perlu waspada terhadap peringatan hal tersebut.

“Jika pelanggaran ini sampai terjadi kepada jajaran kita, pastinya akan mencoreng nama baik. Bukan hanya pribadi atau instansi, tetapi nama baik daerah pun turut tercoreng,” jelasnya.

Dikatakan Firmansyah, seorang pegawai harus punya integritas yang tinggi terhadap kinerja. Integritas jelas dia merupakan suatu konsep yang berkaitan dengan konsistensi dalam tindakan, atau prinsip-prinsip dalam berbagai hal.

Orang dengan integritas kata Firmasnyah, bisa diartikan memiliki pribadi jujur dan karakter yang kuat. Sehingga diharap mampu terhindar dari praktek illegal tersebut.

“Jika ini telah tertanam pada tiap individu, maka hal negatif yang dapat merugikan negara atau pihak lain tentu tidak akan terjadi lagi," tambahnya.

Begitupun saat seseorang diangkat sebagai PNS, yang bersangkutan wajib menjalani prosesi sumpah janji jabatan berdasarkan keyakinan dengan sebuah kitab suci.

Itu artinya, apa yang dilaksanakan dalam tugas sebagai seorang PNS, juga diperlukan sebuah tanggung jawab yang besar.

“Sumpah ini tidak main-main. Ketika kita telah menjalankan sumpah tersebut, kemudian melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum, maka kita telah melanggar sumpah yang kita jalankan. Sungguh perbuatan dosa besar,“ ujar dia (*)

Reporter : Humas Pemkab PPU    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0