19 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Penjara Overload, Hampir Seratus Napi Kukar Dipindah ke Samarinda


Penjara Overload, Hampir Seratus Napi Kukar Dipindah ke Samarinda
Suasana Lapas Kelas II-B Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yang over kapasitas. (KLIKTENGGARONG/DOK)

KLIKPENAJAM.COM - Sebanyak 97 narapidana (Napi) Lapas Kelas IIB Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) direlokasi ke Lapas Kelas IIA Samarinda. Langkah ini untuk mengurangi kepadatan penghuni Lapas.
Menurut Kepala Lapas Tenggarong, M Ikhsan, para napi yang dipindahkan itu rata-rata napi asal Samarinda yang terjerat hukum di Kukar. Mayoritas mereka terjerat kasus pidana umum.

Lanjut Iksan, relokasi warga binaan Lapas Tenggarong ini merupakan yang keempat kalinya. Pertama; pada Oktober 2016 ke Rutan Balikpapan dan dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun Lapas Narkotika Samarinda.

Menurut Ikhsan, pemindahan itu untuk mengurangi kepadatan di Lapas Tenggarong. Saat ini, total ada 1.307 napi dan tahanan di penjara itu. Idealnya, Lapas Tenggarong hanya menampung 450 orang. “Sebenarnya ini sudah lama diusulkan namun baru disetujui awal tahun ini. Pemindahan mereka juga harus dilakukan bertahap,” jelasnya.

Menurut Iksan, dari 1.307 penghuni Lapas Tenggarong, sekitar 60 persen atau 700 orang di antaranya adalah narapidana kasus narkoba. Selebihnya itu kasus pidana umum dan korupsi.

Ia berharap, napi yang divonis lebih dari lima tahun direlokasi ke lapas atau rutan yang lebih representatif. “Ada sekitar 150 napi yang divonis di atas lima tahun. Jika mereka bisa direlokasi semua, ini akan memudahkan warga binaan bernafas karena ruang tahanan menjadi agak renggang,” ujar Iksan.

Setiap harinya, kata Ikshan, pihaknya selalu menerima tahanan dari Polres Kukar. “Kita sangat kewalahan menghadapi banyaknya tahanan yang tidak seimbang dengan jumlah personel,” pungkasnya.(*)

Reporter : Zaenul Fanani Umar    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0