20 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Wabup Mustaqim Imbau Masyarakat Turut Perangi Hoax


Wabup Mustaqim Imbau Masyarakat Turut Perangi Hoax

KLIKPENAJAM.COM - Wakil Bupati Penajam Paser Utara, (PPU)Mustaqim MZ, meminta masyarakat untuk ikut perangi berita yang belum jelas kebenarannya (hoax), yang diketahui banyak beredar di media sosial.

Menurutnya, berita atau informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan beredar di media sosial sangat mengkhawatirkan. Apalagi banyaknya masyarakat yang terpengaruh, saat menelan berita tersebut mentah-mentah.

"Informasi atau berita di media sosial yang tidak jelas asal usulnya itu perlu dicegah dan diperangi bersama," ungkap Mustaqim, saat Safari Ramadhan di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Penajam, Kamis 15 Juni 2017.

Salah satu bentuk hoax yang banyak berdar saat ini, kata dia, cenderung menyudutkan pemerintah terkait pembangunan di daerah yang belum merata. Hal ini pun diyakini akan memicu reaksi, tanpa adanya konfirmasi ataupun penelusuran kebenaran berita yang disajikan.

"Maka dari itu kami minta masyarakat tidak mudah percaya informasi tersebut, apalagi yang tidak terbukti asal usulnya," tambahnya.

Diibaratkannya, Pemerintah Kabupaten PPU merupakan kepala rumah tangga, bagi daerah yang menjadi rumah masyarakat. Sehingga tidak mungkin berniat untuk menyengsarakan anak dan istrinya dalam rumah.

"Tidak ada seorang bapak yang akan menyengsarakan anak dan istrinya, begitu pula pemerintah kabupaten tidak akan menyengsarakan masyarakatnya," tambahnya.

Diketahui, safari ramadhan kali ini dilaksanakan pemkab PPU di Masjid Al Huda Desa Wonosari, dihadiri ratusan warga serta para pejabat kecamatan dan desa.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara pada Ramadhan 2017 menjadwalkan Safari Ramadhan di 12 titik, yang merupakan kegiatan rutin bupati dan wakil bupati berkunjung ke desa dan kelurahan untuk bersafari sekaligus bertemu warga.

Safari Ramadhan terbagi menjadi dua rombongan, masing-masing dipimpin Bupati Yusran Aspar dan Wakil Bupati Mustaqim MZ. Dirangkai dengan berbuka puasa dan Shalat Tarawih bersama, sekaligus dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyerahkan bantuan sosial dari pemerintah. (*)




Comments

comments


Komentar: 0