23 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Honorarium Rendah, KPU Khawatir Rekrutmen Penyelenggara Pemilu Sepi Peminat


Honorarium Rendah, KPU Khawatir Rekrutmen Penyelenggara Pemilu Sepi Peminat
Ketua KPU Penajam Paser Utara Feri Mei Effendi

KLIKPENAJAM.COM - Rekrutmen petugas penyelenggara pemilu tingkat kecamatan, kelurahan dan desa dikhawatirkan Ketua KPU Penajam Paser Utara (PPU) Feri Mei Effendi, bakal sepi peminat.

Hal itu menurutnya didasari atas penyamarataan honorarium petugas di seluruh Indonesia, dari sebelumnya menyesuaikan anggaran dan kemampuan daerah.

Terlebih ketentuan tersebut dikuatkan melalui Surat Menteri Keuangan Nomor S-118/MK.02/2016 tanggal 19 Februari 2016, tentang Penetapan Standar Biaya Honorarium Tahapan Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD, Presiden dan Wakil Presiden serta Tahapan Pemilihan Gubernur/Bupati/Wali Kota Serentak, disamaratakan se Indonesia.

Dalam surat tersebut, Ketua Panita Pemilihan Kecamatan (PPK) hanya mendapat honor Rp1,85 juta, dan anggota Rp1,6 juta. Sementara Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS), mendapat honor Rp900.000, dan anggota Rp850.000.

Sedangkan honor Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hanya Rp550.000 dan anggota Rp500.000.

" Makanya kami khawatir rekrutmen penyelenggara adhoc di Kabupaten PPU sepi peminat, karena honor yang relatif kecil," ujar Feri, melansir Antara.

Nominal tersebut kata Feri, berbeda dengan pilkada sebelumnya. Dimana honorarium tergantung kekuatan anggaran daerah. Meski KPU Penajam Paser Utara sempat mengusulkan adanya perlakuan khusus honorarium, dengan biaya hidup di daerah di Kalimantan dan Sulawesi jauh berbeda dengan daerah di Pulau Jawa.

"Kebijakan Menteri Keuangan itu sangat disayangkan, karena tingkat kebutuhan penyelenggara pemilu tidak bisa disamaratakan semua dengan Pulau Jawa," terangnya.

Diketahui, pembentukan petugas peyelenggara pemilu tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa, dijadwalkan terlaksana pada Oktober hingga pertengahan November 2017 mendatang. Sesuai Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggara Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. (*)

Reporter : Edwin Irawan | Antara    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0