20 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tahun Depan, Presiden Jokowi Targetkan 760 Ribu Rumah Murah


Tahun Depan, Presiden Jokowi Targetkan 760 Ribu Rumah Murah
Presiden Jokowi Kunjungi perumahan Batuah di KM 6. Perumahan tersebut salah satu proyek rumah murah. (Foto: Ria Mayasari)

KLIKPENAJAM.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan setiap tahun akan ditambah pembangunan rumah subsidi. Ini akan disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan. Diperkirakan tahun ini akan dibangun 660 ribu unit, tahun depan akan tingkatkan menjadi 760 ribu unit di seluruh Indonesia. Sehingga sesuai program 1 juta rumah per tahun dapat tercapai.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo meninjau proyek penyediaan rumah tapak murah dengan cicilan mulai Rp780.000an per bulan di kompleks perumahan Pesona Bukit Batuah di Batu Ampar Balikpapan Timur, Kalimantan Timur, Kamis 13/7.

Dalam kunjungan itu, Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta sejumlah pejabat termasuk Menteri BUMN Rini Soewandi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak.

Presiden Jokowi mengatakan pembangunan perumahan ini merupakan perumahan yang disubsidi oleh pemerintah baik untuk uang muka maupun subsidi bunga.

"Sekarang telah dibangun 500 unit tetapi dalam perencanaan akan dibangun 4000 dalam lokasi yang sama, yang pesan sudah 2000 an unit artinya tinggal dibangun karna yang pesan telah ada, yang baru diselesaikan baru 500 unit,"ujarnya

Terkait harga, rumah tersebut dijual berkisar Rp128 juta sampai Rp135 juta dengan cicilan tergantung tahun. Jika 10 tahun diperkirakan jumlah cicilan sekitar Rp 1,3 juta, jika 15 tahun sekitar Rp1 juta dan jika 20 tahun sekitar 780 ribu perbulan

"Jadi saya kira untuk masyarakat cicilan yang kita berikan cukup membantu, pasti tepat sasaran menurut saya karna dikontrol semuanya dicek penggunanya siapa, income pembeli, kerja dimana semua di Cek jadi pasti tepat sasàran. Perumahan dengan DP 1 persen ini senang karena cicilan setiap bulannya sangat murah, karna saya sudah menanyakan pembeli disetiap daerah,"ungkapnya

Jokowi juga telah membagikan 1.500 sertifikat hak milik atas tanah kepada warga Kalimantan. Jumlah tersebut bagian dari 5 juta sertifikat yang dibagikan hingga akhir tahun ini. Adapun rinciannya adalah sebanyak 600 sertifikat untuk warga Kabupaten Kutai Kartanegara.

Selanjutnya 300 sertifikat untuk Samarinda, 300 lagi untuk warga Balikpapan, 150 untuk para petani dan pemilik lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara, 50 lagi untuk warga Paser, masing-masing 50 untuk warga Kutai Timur dan Kota Bontang, dan masing-masing 25 sertifikat untuk warga Kabupaten Berau dan Kutai Barat.(*)

Reporter : Ria Mayasari    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0