23 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

PT Pradiksi Gunatama Minta Polri Usut Tuntas Suryo Tan


PT Pradiksi Gunatama Minta Polri Usut Tuntas Suryo Tan
Suryo Tan alias Darren Chen Jia Fu, warga negara Singapura yang dinilai kerap membuat ulah hukum di Indonesia.

KLIKPENAJAM.COM - Kuasa Hukum PT Pradiksi Gunatama, Paser Kaltim, Ferimon Bakri, meminta Kapolri agar mengusut tuntas kasus penipuan dan penggelapan Suryo Tan, warga negara Singapura yang bernama asli Darren Chen Jia Fu. Padahal, dulu Suryo pernah mengaku taubat.

“Taubatnya gombal. Suryo malah bikin ulah lagi. Sekarang statusnya sudah dinaikkan menjadi tersangka per 5 September 2016. Suryo Tan juga sudah dicekal. Tapi dibekingi Polda Metro Jaya dan Ditreskrimum hingga orang itu lolos penangkapan,” tegas Ferimon, saat dihubungi Klikbalikpapan (KlikGroup), Kamis, 15/9/2016.

Menurut Ferimon, kronologis kasus itu berawal dari masalah saham. Perusahaan Pradiksi Gunatama adalah perusahaan sawit yang berada di Paser Kaltim. Pihak perusahaan sudah memberi sejumlah uang kepada Suryo Tan untuk pembelian saham, namun uang itu dialihkan ke istrinya Suryo yang berinisial CS.

"Seharusnya, saham itu diserahkan Suryo ke PT Pradiksi Gunatama, tapi malah diserahkan ke CS, sang istri. Suryo Tan dan istrinya ini bahaya sekali. Spesialis penipuan dan penggelapan. Hati-hati,” katanya. PT Pradiksi Gunatama, lanjut Ferimon, telah dirugikan Suryo Tan secara materi sebesar Rp 64,5 miliar melalui permainan sahamnya.

Ferimon meminta agar Kapolri dan jajarannya tidak mengintervensi kasus yang menimpa kliennya. "Kami sudah buat surat tembusan ke Kapolri dan pihak terkait agar berlaku serius menumpas kejahatan," ujar Feri.

Ia menjelaskan, sejak ditetapkan status sebagai tersangka sudah dilakukan penangkapan oleh Polres Jakarta Selatan. “Tapi dilindungi Polda. Saya minta Kapolri tegas dan menghukum anak buahnya. Suryo adalah WNA yang sering melakukan kasus hukum di Indonesia. Ia juga memiliki tiga KTP.”

Dalam catatan Klikbalikpapan, Suryo Tan punya cantelan lobi sama kuatnya dengan Artalyta. Dulu Suryo Tan juga pernah ditetapkan sebagai tersangka pada Februari 2007 atas kasus penggelapan Rp 2,4 miliar. Tapi, ia seolah kebal hukum dan tak terjamah sedikitpun oleh aparat penegak hukum. Kali ini kekebalan hukum kembali berlaku pada Suryo.

“Tapi, saya yakin suatu saat Suryo Tan pasti bisa ditangkap,” tegas Ferimon. (*)

Reporter : Fanny Arya/KlikBalikpapan    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0