21 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kata Golkar Pasca Penetapan Tersangka Rita Widyasari


Kata Golkar Pasca Penetapan Tersangka Rita Widyasari
Bupati Kukar sekaligus Ketua DPD I Golkar Kaltim Rita Widyasari (dok)

KLIKPENAJAM.COM - DPD I Partai Golkar Provinsi Kaltim menjunjung asas praduga tak bersalah terkait penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Bupati Kutai Kartanegara.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Kaltim, Abdul Kadir menjelaskan sikap partai tetap menghormati proses hukum yang sedang ditangani KPK saat ini. "Silahkan proses hukum berjalan, dan proses di partai tetap berjalan. Ibu Rita Msih Ketua Partai Golkar Kaltim," kata Abdul Kadir di kantor DPD Partai Golkar Kaltim, Jalan Mulwarman, Samarinda, Selasa (Selasa 26/9/2017).

Penetapan Rita Widyasari sebagai tersangka pun sudah diberitahu ke DPP Partai Golkar. Lanjut Kadir, kewenangan di DPD I Provinsi Kaltim, tetap menjalankan tugas pokoknya seperti menyelesaikan proses atau tahapan.

"Pengurus seperti biasa saja menjalankan tugas-tugas kepartaian dan kewenangannya. Sikap kita tetap menghormati proses yang sedang berjalan. Karena ini bukan OTT (operasi tangkap tangan) tapi dari prosesnya seperti biasa," tegasnya.

Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Adies Kadir mengatakan, partainya akan melakukan evaluasi keseluruhan untuk membahas soal calon kepala daerah.

Hal itu berkaitan dengan sejumlah kepala daerah dari Golkar yang tersangkut kasus korupsi. Terakhir, KPK menetapkan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari sekaligus kader Golkar sebagai tersangka atas dugaan menerima gratifikasi.

"Kami di Golkar akan mengeveluasi secara keseluruhan untuk caleg dan calon kepala daerah di seluruh Indonesia," kata Adies, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Dalam waktu dekat, DPP Partai Golkar akan membahas hal tersebut. Dengan demikian, dalam pencalonan kepala daerah ke depannya mengusung calon yang berintegritas dan berkomitmen untuk tak terlibat praktik-praktik korupsi.

"Calon yang harus mempunyai komitmen untuk tidak lagi berbuat hal-hal yang mencoreng nama partai khususnya di bidang korupsi seperti itu," ujar Anggota Komisi III DPR itu.(*)

Reporter : Darwin Tri    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0