23 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dipungut Pajak Oleh Pemerintah, Google Melawan


Dipungut Pajak Oleh Pemerintah, Google Melawan
Salah satu sudut kantor Google Indonesia

KLIKPENAJAM.COM - Adanya Surat Pemeriksaan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak, terkait dengan kewajiban pajak. Perusahaan multinasional asal Amerika Serikat, Google, melakukan perlawanan dengan menentang hal tersebut.

Pemerintah pun, dalam hal ini Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan tidak berdaya untuk memungut pajak perusahaan bidang tersebut. Sebab, ada celah hukum yang bisa dimanfaatkan perusahaan digital seperti Google dan sebagainya untuk menghindari pajak.

Sikap perusahaan yang memberikan layanan pencarian informasi ini, tentunya turut menuai reaksi dan kecaman dari berbagai pihak.

Direktur Eksekutif Center for Indonesian Taxation Analysis, Yustinus Prastowo menjelaskan, kendati Google dan yang lainnya memiliki kantor perwakilan di Indonesia dan mendapat pemasukan. Tetapi, karena status hukumnya bukan Badan Usaha Tetap (BUT), tidak ada basis pajak yang bisa dikenakan.

"Google memanfaatkan celah bahwa BUT itu harus ada fixed business place, atau kehadiran fisikal. Google dan perusahaan berbasis IT (Informasi teknologi) tak hadir secara fisik, tetapi virtual," ungkapnya kepada VIVA.co.id, Jumat 16 September 2016.

Ia menegaskan, posisi pemerintah menjadi dilematis. Di satu sisi, Google mendapatkan pendapatan dari Indonesia. Di sisi lain, ada kekosongan hukum Indonesia yang membuat Google bisa lolos dari jeratan pajak.

"Bahwa Google bukan BUT, menurut hukum positif Indonesia," tambahnya.

Menurut Prastowo, Google hanyalah contoh, sejatinya hampir semua perusahaan digital, khususnya yang multinasional melakukan hal yang sama. Dan, hal ini terjadi di seluruh dunia.

"Ini fenomena global yang dilakukan perusahaan-perusahaan multinasional, yang memanfaatkan celah dalam aturan perpajakan. Sehingga, bisa mendapatkan pajak murah, atau bahkan tak bayar pajak. Saya kira, Facebook, Twitter, dan lainnya melakukan hal yang sama,” tambahnya. (Viva.co.id)

Reporter : Fanny Arya    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0