18 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

84 Pegawai Pemkab PPU Terima Sertifikat UPI dan UDI Tingkat 1


84 Pegawai Pemkab PPU Terima Sertifikat UPI dan UDI Tingkat 1
Sekkab PPU Tohar, serahkan Sertifikat UDI dan UPI kepada pegawai (Foto: Humas)

KLIKPENAJAM.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar serahkan sertifikat Ujian Penyesuaian (UPI) dan Ujian Dinas Tingkat I, bagi 84 pegawai. Masing-masing sertifikat UPI sebanyak 51 pegawai, dan UDI tingkat I sebanyak 33 pegawai.

Kegiatan dihadiri Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) PPU Surodal Santoso, Kepala Dinas Kominfo Budi Santoso, dan sejumlah pejabat di lingkungan pemkab PPU. Bertempat di Aula Lantai I Kantor Bupati, Senin 9 Oktober 2017.

Dalam kesempatan itu Sekkab Tohar mengatakan, ujian dinas dalam rangka penyesuaian ijazah, merupakan sarana untuk lompatan tingkatan, dan hal tersebut harus seiring dengan cara berfikir dan tindakan yang bersangkutan.
Diibaratkannya, pegawai tidak memandang sertifikasi ini sebagai tiket Kereta Api, setelah membeli dan naik hanya ditinggal tidur dan bangun saat tiba di tujuan.

Sebab, tuntutan seorang pegawai diharuskan aktif, guna mencapai tiap tingakatan yang diharap. Hal itu pun disertai dengan efek sipil, berkenaan dengan status ASN, pindah pangkat, pindah golongan baik dari juru ke pengatur, pengatur ke penata, atau penata ke pembina. Dimana semua membawa konsekuensi yang berat bagi ASN.

“Maka dari itu, saya minta rubah pola pikir kita. Sekurang-kurangnya secara pribadi jangan sampai kita menjadi beban bagi organisasi," kata Tohar.

Hal ini menurut Tohar, dikarenakan masalah kedisiplinan ASN baik di lingkungan sekretariat maupun SKPD, masih banyak dijumpai pegawai yang tidak melaksanakan tugas dan kedisiplinan secara baik dan penuh tanggung jawab. Bahkan hal kecil pun terkadang masih harus diarahkan pimpinan.

“Kalau sampai ini terus berlanjut, mau jadi apa kita ke depan. Itu baru urusan kehadiran kerja dan jam kerja, belum dituntut masalah kinerja dan lainnya," tambahnya.

Ia pun berharap, seluruh pegawai dapat konsisten dan berkomitmen, dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Apapun konsekwensi yang didapatkan, berdasarkan aturan jelas dan terperinci.

ASN pun diminta dapat memahami ruang lingkup yang menjadi tugas masing-masing, baik untuk pelaksana, administrator, maupun jabatan tinggi pratama sehingga mengerti tugas apa yang akan dikerjakan.

“Malu rasanya kita untuk urusan apel maupun kedinasan saja terkadang masih dikejar-kejar. Padahal dengan jelas itu merupakan kewajiban yang telah melekat pada diri kita,“ pungkasnya.(*)




Comments

comments


Komentar: 0