14 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Wujud Nasionalisme, Sinergi Bangun Tiang Bendera di Tanjung Jumlai


Wujud Nasionalisme, Sinergi Bangun Tiang Bendera di Tanjung Jumlai
Berbagai unsur masyarakat gotong royong menyelesaikan pembangunan tiang bendera 1000 meter persegi yang akan dikibarkan pada 28 Oktober 2017 mendatang (Foto: Humas)

KLIKPENAJAM.COM - Sebagai wujud rasa nasionalisme dan semangat pemuda dalam membangun daerah, Pramuka Kwartir Cabang Penajam Paser Utara (PPU) secara gotong royong membuat pionering (menara) bambu setinggi 100 meter, yang akan digunakan untuk pengibaran bendera super besar pada 28 Oktober 2017 mendatang, dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda sekaligus memecahkan rekor pengibaran bendera 1000 meter persegi di pantai corong Tanjung Jumlai.

Pembangunan tiang yang dilaksanakan sejak Sabtu (7/10) ini, melibatkan seluruh elemen masyarakat, terdiri dari Ormas, TNI, Polri, serta sejumlah pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

"Melalui pembangunan pionering ini, sekaligus wujud rasa persatuan dan nasionalisme kita terhadap NKRI. Selain itu juga dalam mensukseskan pemecahan rekor dunia untuk pengibaran bendera 1000 meter persegi, dengan tiang setinggi 100 meter," terang Ketua Pramuka Kwarcab PPU Sudirman yang juga wakil Ketua I DPRD PPU.

Pembangunan pionering ini pun kata dia, terbuka bagi siapa saja yang ingin terlibat. Demi kecintaan terhadap NKRI, ia pun berharap partisipasi masyarakat PPU secara umum, guna penyelesaian pembangunan tiang.

"Kami harap partisipasinya, baik berupa tenaga, bantuan keamanan, dan lainnya. Semua ini demi suksesnya kegiatan ini," tambah Sudirman.

Sebelumnya, pembangunan menara setinggi 100 meter untuk tiang bendera super besar tersebut, ditandai doa bersama yang dihadiri langsung Wakil Bupati PPU Mustaqim MZ.

Mustaqim dalam kesempatan itu mengatakan, pembangunan pionering ini merupakan simbol keutuhan bangsa, sebab ada kerja sama dan gotong royong yang terjalin, sebagai simbol dan budaya bangsa Indonesia. (*)




Comments

comments


Komentar: 0