18 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Korban Dugaan Infus Kadaluarsa Dijamin Siloam


Korban Dugaan Infus Kadaluarsa Dijamin Siloam
Infus kadaluarsa di Klinik Siloam Samarinda

KLIKPENAJAM.COM - Perkembangan kasus dugaan pemberian infus kadaluarsa dari Klinik Siloam Samarinda terus bergulir. Terbaru adalah adanya hasil cek orangtua Gunawan, Rusminiwati yang merupakan korban pemberian infus kadaluarsa di Klinik Siloam Samarinda.

Gunawan, anak dari Rusmiati menyatakan, hasil pemeriksaan melalui tes darah telah keluar. Menurut Gunawan, untuk hasil cek fungsi ginjal dan fungsi hati berjalan normal. Hanya saja, perlu dilakukan secara berkala untuk mengetahui efek jangka panjang.

"Sudah keluar. Menurut keterangan dokter semuanya normal. Cuma tetap dilakukan pemeriksaan rutin 3 bulan sekali selama 1 tahun untuk memastikan efek yang terjadi," ucapnya Rabu, 11 Oktober 2017.

Selain itu, lanjutnya, pihak klinik juga memberikan jaminan kesehatan kepada Rusmiati. Yakni, dengan pemeriksaan selama 1 tahun dan memberikan fasilitas berobat kapan pun.

"Ya, ada penambahan perlakuan khusus. Tidak gratis," ucapnya.

Sebelumnya, Gunawan sempat bersitegang untuk meminta pertanggungjawaban dari pihak klinik. Pun, dirinya sempat melaporkan hal tersebut ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda.

Setelah dilakukan mediasi, dirinya saat ini mengaku sudah tidak ada masalah. "Yang penting pihak klinik sudah menjamin kesehatan orang tua saya," ucapnya.

Atas kejadian tersebut, Gunawan berupaya menerangkan kronologis kejadian. Menurutnya, kelalaian terjadi bukan dari pihak pekerja klinik.

"Sebenarnya sistemnya, bukan personnya. Karena (obat) melalui proses rentetan, dari gudang, apoteker, farmasi ke suster yang memberikan obat ke pasien," ulasnya. (*)

Reporter : NR Syaian    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0