20 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Mau Tahu UMK Bontang Tahun 2016? Ini Jawabannya


Mau Tahu UMK Bontang Tahun 2016? Ini Jawabannya
Ilustrasi

KLIKPENAJAMDewan Pengupahan Kota (Depeko) Kota Bontang menetapkan Upah Minimun Kota (UMK) Bontang untuk tahun 2016 sebesar Rp 2.307.198 atau naik sekitar 8,5 persen dari UMK tahun 2015. Angka tersebut masih minus sekitar Rp 400 ribu dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Bontang sekitar Rp 2,7 juta.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissonaker) Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan setelah melaui pembahasan cukup alot antara Serikat Pekerja (SP) dan Pengusaha akhirnya disepakati besaran UMK tahun depan sebesar Rp 2,3 juta.

UMK ditentukan dari tiga indikator, yakni KHL, Pertumbuhan ekonomi dan Inflasi. Memang KHL di Bontang cukup besar, tetapi 2 indikator lainya tidak seimbang jika kenaikan upah menyesuaikan KHL"

Kata dia, semula SP mengusulkan agar upah untuk tahun depan naik menjadi Rp 2,5 juta mereka berdalih kebutuhan hidup terus meningkat. Namun, usulan tersebut dianulir pihak pengusaha yang diwakili oleh Kamar Dagang Industri (Kadin), mereka meminta agar kenaikan upah menyesuaikan dengan kondisi perekonomian bangsa.

“Rapat cukup berjalan alot, SP mengusulkan agar upah hampir mendekati dengan KHL. Tapi ditolak oleh pihak pengusaha lantaran kondisi ekonomi yang sedang lesu,” kata Abdu Safa, Jumat, 20 November 2015.

Dijelaskan, dari hasil survei yang dilakukan Tripartit kebutuhan hidup di Bontang terus meningkat. Pada tahun lalu angka KHL berkisar Rp 2,6 juta dan naik sekitar Rp 100 ribu untuk tahun ini. Kenaikan tersebut, lanjut dia memang menjadi rujukan penetapan UMK. Tetapi disisi lain angka inflasi dan pertumbuhan ekonmi baik makro atau mikro terus mengalami penurunan. Sehingga disepakati UMK tahun depan naik menjadi Rp 2,3.

“UMK ditentukan dari tiga indikator, yakni KHL, Pertumbuhan ekonomi dan Inflasi. Memang KHL di Bontang cukup besar, tetapi 2 indikator lainya tidak seimbang jika kenaikan upah menyesuaikan KHL,” ujar dia.

Saat ini UMK Kota Bontang tahun 2016 telah mendapat persetujuan dari Wali Kota Bontang, Adi Darma. Kemudian sisa menunggu Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Provinsi Kalimanta Timur.

“Terhitung mulai 1 Januari 2016, UMK Bontang sebesar Rp 2,3 juta sudah mulai berlaku. Berlakunya UMK sisa menunggu keputusan dari Gubenur Kaltim,” pungkasnya. (*)

Reporter : KlikBontang    Editor : Gumelar Akbar



Comments

comments


Komentar: 0