20 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dprd Tunggu Formulasi Tenaga Honorer, Pemerintah Diminta Realistis Terhadap Keuangan


Dprd Tunggu Formulasi Tenaga Honorer, Pemerintah Diminta Realistis Terhadap Keuangan
Tes Rekrutmen Tenaga Honorer

KLIKPENAJAM.COM - Pemangkasan anggaran seolah jadi momok menakutkan bagi setiap instansi. Salah satunya jika dikaitkan dengan pengurangan tenaga honorer, sebagai antisipasi penghematan yang tak bisa dibendung.

Jika sebelumnya pegawai tidak tetap (honorer) Dinas Kesehatan (Dinkes) Penajam Paser Utara (PPU) masih bisa diselamatkan, lantaran perpanjangan kontrak hingga Desember 2016. Kini, Pemkab sepertinya juga mulai angkat tangan. Pengurangan kuota tenaga honorer kemungkinan akan dilakukan secara besar-besaran.

Menyikapi ini, anggota DPRD PPU Fadliansyah, mengatakan jika penyelamatan ratusan tenaga honorer sejatinya bisa dilakukan, tapi hanya sebatas tahun anggaran 2016. Namun jika berbicara tahun 2017, legislatif menurutnya masih belum memiliki gambaran.

Ia meminta eksekutif dapat memberi formulasi yang tepat, terkait nasib ribuan tenaga tidak tetap tersebut.

"Saat keuangan daerah tidak mampu membiayai, tinggal bagaimana pilihan pemerintah daerah mengambil kebijakan," jelasnya.

Diungkapkan Fadliansyah, pemangkasan anggaran sebagai langkah rasionalisasi penting untuk dilakukan. Jika menilik kondisi saat ini, untuk melakukan pembayaran pada pihak ketiga saja, Pemkab dan Dprd bahkan belum memiliki solusi.

"BKD (Badan Kepegawaian Daerah) kan sudah kena tegur terkait tenaga honorer, ya kami sambut baik saja," papar Politikus Partai Golkar itu.

Ia berharap,  jika pemerintah tetap membutuhkan tenaga honorer. Maka perekrutan harus lebih objektif sesuai dengan kebutuhan. Dan, tak serta merta mempekerjakan di luar batas jumlah kebutuhan.

"Di PPU masih banyak yang berlomba lomba mau jadi honorer. Jadi perlu objektif. Dan untuk tahun depan, kami masih tunggu formulasinya," tandasnya. (*)

Reporter : Edwin Irawan    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0