20 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kejari PPU Bidik Empat Kasus Baru Dugaan Korupsi


Kejari PPU Bidik Empat Kasus Baru Dugaan Korupsi
Kasi Pidsus Kejari PPU Guntur Eka Pradana (Foto: Fadli)

KLIKPENAJAM.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU) kembali menegaskan keseriusan dalam menyelesaikan sejumlah kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), yang saat ini dalam tahap penyelidikan dan penyidikan.

Sejalan dengan itu, beberapa kasus dugaan Tipikor pun telah ditangani seksi Pidana Khusus (Pidsus) sesuai koridor hukum yang berlaku.

Kasi Pidsus Kejari PPU Guntur Eka Pradana, mengatakan ada enam kasus yang masuk dalam penuntutan, dan seluruh tersangka sudah divonis Pengadilan Tipikor.

Diantaranya kasus pengadaan Whiteboard Interactive di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) 2012, melalui menggunakan Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan nilai Rp10 miliar.

"Namun dalam perjalanannya pengadaan 130 unit Whiteboard hanya direalisasikan senilai Rp4,2 miliar,” ujarnya.

Selain itu, juga perkara pembebasan lahan perumahan murah di Kilometer 9 Kelurahan Nipah-Nipah, melalui anggaran APBD tahun 2011 senilai Rp38 miliar. Akan tetapi relisasi anggaran yang dialokasikan hanya Rp6,7 miliar.

“Selanjutnya kasus pembebasan lahan bekas kebakaran di Pelabuhan Penajam yang direlokasi ke Gunung Seteleng, serta sejumlah kasus di Lembaga Perkreditan Desa menggunakan dana desa,” tambah Guntur.

Menurutnya, 11 tersangka yang sudah divonis bersalah telah melakukan upaya kasasi, dan satu tersangka lainnya mengajukan banding.

Dan saat ini, Kejari PPU pun tengah menangani tiga kasus dugaan korupsi yang masuk tahap penyelidikan, dan satu kasus pada tahap penyidikan. Meski demikian, Guntur belum membeberkan secara langsung seluruh kasus yang tengah ditangani tersebut. 

"Saat ini penanganan kasus dugaan korupsi terus berjalan, untuk tersangka dari kasus itu akan segera kita eksekusi,”pungkasnya.(*)

Reporter : Rahmad Fadli    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0