14 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Aplikasi Data Emis Permudah Pantau Lembaga Pendidikan Islam di PPU


Aplikasi Data Emis Permudah Pantau Lembaga Pendidikan Islam di PPU
Pemutakhiran aplikasi data emis oleh Kemenag PPU (Foto:Humas)

KLIKPENAJAM.COM - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) lakukan pemutahkiran data Education Management Information System (Emis) bagi sejumlah lembaga pendidikan Islam. Seperti pondok pesantren, Madrasah Diniyah, dan Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di PPU diwakili BKPRMI mulai tingkat kecamatan hingga kabupaten beberapa waktu lalu.

Selain Kepala Kantor Kemenag PPU Maslekhan, hadir dalam kesempatan itu Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kemenag Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Samudi, Staf Pengelolan Data System Informasi Emis Khaeruddin, selaku narasumber.

Diungkapkan Staf Pelaksana Evaluasi Pendidik dan Evaluasi Santri Kemenag PPU Sriyanto, materi narasumber berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Agama, dalam mengoptimalkan pendataan Emis terhadap lembaga pendidikan Islam. Khususnya untuk aplikasi pemutakhiran.

Teknis pemutakhiran data Emis menurutnya kini berbasis online, yang dilakukan dengan sistem komputerisasi sejak tiga tahun lalu. Dan pemutakhiran data dilakukan dua kali dalam setahun.

"Tiap semester dilakukan pemutakhiran data Emis kepada pondok pesantren, madrasah diniyah dan TPQ. Utamanya terkait dengan lembaganya,” kata Sriyanto.

Selain itu, data yang diperbarui merupakan data tenaga pengajar, santri, serta aktifitas lembaga, apakah masih ada kegiatan belajar mengajar atau tidak, serta memantau setiap perubahan dalam setiap semester. Mengingat data ini sangat dibutuhkan seluruh pihak, baik lembaga pendidikan maupun kementerian agama sebagai pembina.

Melalui data Emis, Kementerian Agama pusat cukup melihat data kondisi dan jumlah santri yang ada. Terutama untuk mempermudah realisasi bantuan dari pusat. Dilihat dari layak atau tidaknya penerima dari aplikasi data Emis.

"Aplikasi ini juga untuk memudahkan kroscek lapangan, untuk beberapa kriteria yang bisa dipantau. Yakni tenaga jumlah pendidik, jumlah santri, lembaga Pontren, materi yang diajarkan, siapa pimpinannya, siapa tenaga pendidiknya, dan berapa ustadz dan ustadzahnya," pungkas Sriyanto.(*)

Reporter : Humas Pemkab PPU    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0