14 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Deflasi Kaltim Kian Meninggi


Deflasi Kaltim Kian Meninggi

KLIKPENAJAM.COM - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami deflasi sebesar -0,16% (mtm) pada bulan November 2017. Angka ini terhitung lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar -0,19% (mtm).

Sementara itu, inflasi nasional tercatat sebesar 0,2% (mtm) atau inflasi tahunan sebesar 3,3% (yoy). Secara keseluruhan, inflasi bulanan dan tahunan di Kaltim tercatat berada di bawah angka nasional. Tren deflasi bulanan di Kaltim terjadi sejak bulan Agustus 2017.

Inflasi tahunan bulan November 2017 tercatat 3,16%(yoy), turun dari 3,54% (yoy) pada bulan Oktober. Secara tahun kalender (Januari – November 2017), inflasi di Kaltim sebesar 2,1%, lebih rendah dibandingkan inflasi tahun kalender (Januari–November 2016) sebesar 2,33% (ytd).

Berdasarkan kota pembentuknya, kota Samarinda dan Balikpapan mengalami deflasi masing-masing sebesar -0,12% (mtm) dan -0,2% (mtm). Dengan demikan, secara tahunan inflasi pada kedua kota tersebut masing–masing sebesar 3,83% (yoy) dan 2,31% (yoy).

Deflasi di bulan November disebabkan oleh kelompok bahan makanan yang mengalami penurunan sebesar 1,04% (mtm). Beberapa di antara bahan makanan yang memberikan andil deflasi adalah padi–padian dan hasilnya, daging dan hasilnya, telur, susu dan hasilnya, serta beberapa komponen lainnya.

Kelompok kesehatan merupakan kelompok lain yang juga mengalami deflasi, yakni sebesar -0,19% (mtm).

Bank Indonesia dan TPID Kaltim senantiasa memantau perkembangan pergerakan inflasi secara khusus.

Fokus utama di bulan Desember 2017 adalah memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi komoditas yang memiliki tren peningkatan harga di akhir tahun, seperti daging ayam ras, ikan layang, bawang merah, serta tarif angkutan udara.

"Bank Indonesia secara konsisten melakukan asesmen terkait perkembangan perekonomian dan inflasi Kaltim terkini guna menuju sasaran inflasi akhir tahun sebesar 4+1% (yoy)'" ujar Deputi Direktur BI Perwakilan Kaltim, I Nyoman Ariawa Atmana, melalui rilis pada 4 Desember 2017. (*)

Reporter : Afwan Zaid    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0