25 Mei 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pupuk Kaltim Kembali Salurkan 1,79 Miliar Bantuan Usaha


Pupuk Kaltim Kembali Salurkan 1,79 Miliar Bantuan Usaha
Udiyanto (kiri) menyerahkan secara simbolis modal usaha kepada perwakilan mitra binaan Pupuk Kaltim, di Gedung Diklat Pupuk Kaltim, Selasa 19 Desember 2017 pagi. (FANNY/KLIKBONTANG)

KLIKPENAJAM.COM - PT Pupuk Kaltim menggelontorkan Rp1,79 miliar bagi 68 mitra binaan berbentuk pinjaman kredit atau modal usaha. Penyaluran itu secara simbolis dilaksanakan di Gedung Diklat Pupuk Kaltim, Selasa 19 Desember 2017 pagi.

Supperitendent Bina Lingkungan dan Kemitraan Departemen CSR Pupuk Kaltim, Udiyanto menjelaskan Pupuk Kaltim terus memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui upaya pengembangan usaha bagi mitra binaannya. Salah satunya adalah program Bantuan pinjaman kredit atau modal usaha.

Dia berujar, sejak 1989, Pupuk Kaltim telah memberikan bantuan pinjaman modal kerja untuk usaha kecil di sekitar perusahaan. Input yang diberikan yaitu bantuan pinjaman dengan tingkat bunga 3 persen untuk usaha kecil yang belum bisa memenuhi kategori peminjaman di bank.

"Bantuan ini agar pelaku usaha kecil mampu meningkatkan kemampuan masyarakat agar menjadi tangguh dan mandiri. Program ini membawa dampak yang signifikan bagi perkembangan perekonomian masyarakat Kota Bontang," jelas Udiyanto.

Selama November dan Desember 2017, Pupuk Kaltim telah menyalurkan bantuan pinjaman modal kerja senilai Rp1,79 miliar kepada 68 orang mitra binaan dari Bontang dan Kutai Timur. Penyalurannya melalui kerja sama dengan Kompartemen Pemasaran dan Departemen Pelayanan & Komunikasi Produk.

Sebagian modal kerja yang diterima mitra binaan khusus di bidang pertanian dan perkebunan sawit, akan digunakan untuk membeli pupuk NPK non subsidi. Mereka juga dibimbing cara atau teknik pemupukan yang baik agar penggunaan pupuk bisa lebih efektif dan efisien.

Udiyanto menerangkan Pupuk Kaltim telah menyalurkan hibah teknik produksi, manajerial, pemasaran, bina lingkungan dan bina wilayah. Dana yang telah disalurkan hingga November 2017 adalah senilai Rp13,53 Miliar. Penyaluran dana hibah ini untuk meningkatkan kualitas produksi yang dihasilkan mitra binaan. Tak sekadar menyalurkan bantuan, Pupuk Kaltim juga terus mendorong mitra binaan agar menjadi masyarakat yang mandiri.

Mewakili jajaran Direksi dan Manajemen Pupuk Kaltim, Udiyanto memohon doa serta dukungan Pemerintah Kota dan masyarakat Bontang agar pada saat ini dan di masa yang akan datang Pupuk Kaltim dapat beroperasi dengan baik dan lancar.

"Semoga kami dapat mengembangkan Pupuk Kaltim menjadi lebih besar lagi sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat buffer zone, masyarakat Kota Bontang dan bangsa Indonesia," harapnya.

Pada kesempatan ini, Departmene Pelayanan dan Komunikasi Produk (Yankomduk) Pupuk Kaltim turut memberikan sosialisasi tentang produk-produk Pupuk Kaltim yang dapat digunakan oleh mitra usaha bidang pertanian dan perkebunan.

Turut menyampaikan sambutan Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, Yusran mengatakan dengan program kemitraan, pelaku usaha dapat mengembangkan usahanya melalui bimbingan perusahaan.

"Atas nama Pemkot Bontang kami ucapkan terima kasih atas program CSR Pupuk Kaltim yang terus menyalurkan bantuan bagi pelaku usaha di Kota Bontang," ujarnya.

Yusran mengimbau kepada mitra binaan agar menggunakan bantuan pinjaman dana ini secara bijaksana. Ada kewajiban bagi penerima bantuan untuk menjaga amanah tersebut dengan menunjukkan hasil peningkatan usaha yang dikelola.

Dengan adanya pinjaman dana ini maka ada pula kewajiban untuk membayarnya. Yusran berkata modal ini harus digunakan dengan tepat. Biasannya, godaan itu muncul saat kita ingin menggunakannya untuk keperluan konsumtif.

Awalnya kita akan coba sedikit memakai, kata Yusran, kemudian esoknya kita pakai lagi dan lagi. Tidak terasa modalnya pun habis begitu saja. Godaan ini kerap timbul dan sukar untuk dihindari. Nah, pada saat batas waktu angsuran, alhasil kita tidak sanggup untuk membayar. Sekali saja kita hilang kepercayaan dari mitra kerjasama, akan susah untuk membangun kemitraan itu lagi.

Dilanjutkan Yusran, terkadang ada juga yang pura-pura lupa jika memiliki angsuran. Kebanyakan keperluan konsumtif didahulukan daripada bagaimana penguatan modal untuk pengembangan atau inovasi usaha.

"Mari kita manfaatkan sebaik-baiknya bantuan pinjaman modal ini hanya untuk pengembangan usaha. Semoga pelaku usaha sebagai mitra binaan Pupuk Kaltim bisa terus berkembang dan melahirkan wirausaha baru lainnya," pesannya.(adv)

Reporter : Darwin Tri    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0