20 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dipotong Pusat, Anggaran Daerah PPU Tak Stabil


Dipotong Pusat, Anggaran Daerah PPU Tak Stabil
Ketua Komisi I DPRD PPU, Fadliansyah

KLIKPENAJAM.COM - Anggaran Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim saat ini dinilai tidak stabil. Menurut Ketua Komisi I DPRD PPU, Fadliansyah carut marut keuangan PPU itu lantaran pemotongan dana salur oleh pemerintah pusat.

"Pemerintah pusat melakukan pemotongan dana salur secara sepihak, tanpa melihat dampaknya terhadap keuangan daerah," kata Fadliansyah, melansir Antara. Masalah pemotongan kelebihan dana salur dari pemerintah pusat di akhir 2017 dinilai satu pemicu krisis keuangan Pemkab PPU.

"Dengan adanya pemotongan dana salur itu, pemerintah kabupaten menerima dana transfer dari pemerintah pusat pada Desember 2017 hanya Rp 9,3 miliar," jelasnya.

Ia berujar, pemotongan kelebihan dana salur itu membuat Pemkab setempat tidak berdaya membayar insentif pegawai selama dua bulan terhitung November-Desember 2017.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga tidak bisa menyalurkan dana desa tahap kedua untuk 30 desa di daerah setempat.

Bahkan, lanjut Fadliansyah, alokasi dana desa tahap kedua dari APBD 2017 untuk 30 desa di Kabupaten Penajam Paser Utara dipangkas Rp10 miliar dari nilai awal sekitar Rp15 miliar.

"Berkurangnya pendapatan bagi hasil dari pemerintah pusat pada Desember 2017 itu berdampak pula pada alokasi dana desa," jelasnya.

Fadliansyah menegaskan, pemerintah kabupaten seharusnya tidak melakukan pemangkasan dana desa sebab kegiatan desa pada 2017 berjalan secara penuh. Ia pun menyarankan agar Pemkab PPU mengambil tindakan arif.(*)

Reporter : Rahmad Fadli | Antara    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0