20 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Maju Pilkada, PNS dan Anggota Dewan Wajib Mundur Sebelum Pendaftaran


Maju Pilkada, PNS dan Anggota Dewan Wajib Mundur Sebelum Pendaftaran
Ketua KPU Penajam Paser Utara Feri Mei Effendi (Foto: Fadli)

KLIKPENAJAM.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Feri Mei Effendi, menegaskan bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun anggota DPRD yang berencana ikut meramaikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) PPU tahun 2018, wajib mengundurkan diri dari jabatan saat ini.

Menurutnya, hal itu berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2017, yang mengatur dan menyebut anggota DPRD, DPR, DPD, TNI, Polri dan PNS yang turut dalam pilkada diwajibkan mengundurkan diri dari jabatannya.

"Maka dari itu kami tergaskan kembali agar kandidat dari PNS maupun legislator, TNI, atau Polri harus mengundurkan diri dari jabatannya sebelum mendaftarkan diri sebagai calon kepala daerah," ujarnya saat ditemui Kamis, 4 Januari 2018.

Aturan PKPU tersebut kata Feri, berbeda dengan sebelumnya. Dimana pengunduran diri bisa dilakukan setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai pasangan calon.

Sesuai PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan atau Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, surat keterangan pengunduran diri dari PNS paling lambat diserahkan ke KPU setelah penetapan calon pada Februari 2018.

“Jadi saat pendaftaran bakal calon kandidat dari PNS maupun anggota DPRD, wajibkan melampirkan surat pengajuan pengunduran diri,” tuturnya.

Sementara untuk partai politik (parpol) atau gabungan partai politik yang akan mendaftarkan pasangan bakal calon kepala daerah, harus memenuhi perolehan kursi atau suara sah pada pemilihan legislatif 2014, yakni sebanyak 25 kursi.

Feri juga mengatakan, pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati telah terjadwal mulai 8 hingga 10 Januari 2018.

“Untuk pengumuman penetapan pasangan calon peserta pilkada Kabupaten PPU dijadwalkan 12 Februari 2018 mendatang,”pungkasnya.(*)

Reporter : Rahmad Fadli    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0