21 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dua Kasus Kembali Diungkap Polres PPU, Tujuh Tersangka Diciduk


Dua Kasus Kembali Diungkap Polres PPU, Tujuh Tersangka Diciduk
Rilis Pers Polres PPU (Foto: Fadli)

KLIKPENAJAM.COM - Kepolisian Resor Penajam Paser Utara (PPU) rilis sejumlah pengungkapan kasus awal tahun 2018, dan mengamankan setidaknya tujuh pelaku dari dua kasus yang berbeda.

Rilis dipimpin langsung Kapolres PPU AKBP Sabil Umar, didampingi Wakapolres Kompol Nina Ike Herawati, serta jajaran Polres PPU. Selasa (9/1) pagi di Mapolres PPU.

Dijelaskan Kapolres, kasus pertama jajarannya berhasil mengamankan tiga pelaku, masing-masing SY (38), AR (24), dan FM (17), yang kedapan asik pesta sabu di rumah kontrakan, RT 03 Kelurahan Sotek. Senin (8/1) lalu.

“Awal mula kami menerima laporan lokasi tersebut sering jadi tempat penyalahgunaan narkoba. Lalu kami tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan di lapangan. Dan mengamankan tiga tersangka,” terang AKBP Sabil Umar.

Dari ketiganya, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 14 poket sabu dengan berat bruto 4,69 gram, satu bungkus rokok, dua plastik warna hitam, satu unit handphone, dan satu bong lengkap dengan pipet kaca yang masih terisi sabu. Serta dua sekop dari sedotan, ditambah satu korek gas dan uang tunai Rp200.000,-

“Barang bukti dan tersangka sudah kami amankan untuk proses lebih lanjut,” tambah Kapolres.

Selain itu, Polres PPU kata AKBP Sabil Umar, bekerjasama dengan Polres Balikpapan pun turut mengungkap kasus pencurian sejumlah handphone berbagai merek, dengan mengamankan pelaku serta penadah barang.

Baca Juga: Dalam Sehari, Polres PPU Amankan Puluhan Gram Sabu dari Empat Tersangka

Pelaku berinisial SB (39) diamankan Jumat (5/1) lalu di wilayah Gunung Guntur RT 32 Gunung Sari Ulu Kota Balikpapan, dilanjutkan pengembangan.

"Dari penyelidikan, akhirnya kami juga berhasil mengamankan tiga penadah hasil curian. Masing-masing RD (36), JF (41), dan IW (21),” ujarnya.

Metode penjualan barang hasil curian tersebut lanjut Kapolres, diakui pelaku dengan memberikan harga miring dan berbeda jauh dari harga pasaran.

"Tersangka menjual handphone berkisar 400 - 500 ribu per unit. Jauh berbeda dengan harga pasaran yang mencapai Rp1,5 juta,” ucapnya.

Barang bukti yang berhasil disita Polres PPU diantaranya 10 unit handphone berbagai merek, pahat, dan obeng yang digunakan pelaku dalam aksinya.

"Bagi masyarakat yang merasa kehilangan atau merasa kecurian handphone, segera melapor ke Polres PPU,” pungkasnya. (*)

Reporter : Rahmad Fadli    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0