23 Februari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

20 Januari 2018, KPU Mulai Pencocokan Data Pemilih


20 Januari 2018, KPU Mulai Pencocokan Data Pemilih

KLIKPENAJAM.COM - Pencocokan dan penelitian (coklit) daftar penduduk potensial pemilih (DP4) untuk kebutuhan pemutakhiran data pemilih pada Pilkada serentak 2018, akan mulai dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. yakni 20 Januari 2018 mendatang.

"Kita sudah jadwalkan 20 Januari 2018, serentak se Indonesia. Untuk pencocokan dan penelitian secara nasional, guna melakukan pendataan pemilih,” ujar Ketua KPU PPU Feri Mei Effendi.

Pemutakhiran kata dia, dilakukan pasca salinan DP4 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui KPU pusat, yang menetapkan jumlah pemilih di Kabupaten PPU sebanyak 115.855 orang.

Melalui coklit, akan memvalidasi ulang seluruh Dafrat Pemilih Tetap (DPT) dalam DP4, untuk jumlah pemilih pada Pilkada PPU, serta Pemilihan Gubenur dan wakil Gubernur Kaltim pada 27 Juni 2018 mendatang.

"Pemutakhiran data pemilih harus dilakukan. Sebab validitas DPT proses tahapan pilkada yang sangat penting, karena kemungkinan ada data susulan dan pemilih pemula," ungkapnya.

Jika ditemukan ada penambahan data pemilih dan tidak termuat dalam DP4, maka orang yang memiliki hak pilih tersebut akan diberikan formulir.

Pencocokan dan penelitian yang akan dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) secara door to door.

"DP4 bisa saja berubah karena ada penduduk yang keluar dan masuk PPU. Serta adanya pemilih pemula. Itu akan kita sinkronkan dengan DP4, agar terlihat bertambah atau berkurang data pemilihnya," jelasnya.

Ia juga mengatakan, hasil pencocokan dan penelitian data pemilih ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS), kemudian selanjutnya dilakukan pemutakhiran kembali pada April 2018, dan hasilnya ditetapkan menjadi DPT.

"Kami instruksikan PPDP wajib ke lapangan dan mengirimkan foto ke KPU, sebagai bukti telah melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih," pungkasnya. (*)

Reporter : Rahmad Fadli    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0