20 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Penggelapan 8 Ton Pupuk Digagalkan Polres Bontang


Penggelapan 8 Ton Pupuk Digagalkan Polres Bontang
Para tersangka yang diamankan Polisi

KLIKPENAJAM.COM - Polres Bontang bersama Polsek Muara Badak menciduk 6 orang tersangka kasus penggelapan 8 ton pupuk milik perusahaan pergudangan, PT Tritunggal Sentra Buana (TSB) berlokasi di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

‎Kapolres Bontang, AKBP Dedi Agustono didampingi Kapolsek Muara Badak, AKP Winaryo mengatakan penangkapan pelaku bermula keganjalan yang ditemukan Kepala Gudang PT TSB berinisial D.

Mulanya, Kepala gudang curiga dengan invoice yang dikirimkan oleh perusahaan jasa ekspedisi CV Duta Sarana melebihi total barang yang diantarkan. "Jadi awalnya dari kecurigaan kepala gudang, kok penagihan yang dikirim jumlahnya 169 ton, padahal kan kurang 8 sak karung pupuk," ujar Kapolsek Muara Badak AKP Winaryo melalui siaran persnya.

Berangkat dari kecurigaan tersebut, Kepala Gudang memanggil manajemen perusahaan ekspedisi untuk mengklarifikasi atas penagihan yang diberikan. Kemudian, didampingi managemen CV Duta Sarana bersama-sama melakukan audit atas barang di gudang, termasuk surat-surat pengiriman barang.

Setelah ditelusuri, mulai dari dokumen kontrak berupa Surat Pengadaan Barang (SPB), tiket timbang dan buku penerimaan. Terdapat kejanggalan, bahwa salah satu SPB dari CV Duta Sarana tidak pernah diterima oleh PT TSB.

"Total SPB itu ada 4, salah satunya yang dikirimkan oleh perusahaan ekspedisi berjumlah 7.250 kilogram tidak ada diterima oleh PT TSB," katanya.

‎Dari temuan itu, kedua perusahaan ini kemudian melakukan pengecekan di dalam gudang. Hasilnya, gudang mencatat pengiriman barang oleh perusahaan ekspedisi CV Duta Sarana hanya 159 ton lebih, atau selisih 8.250 kilogram dari invoice yang ditagihkan.

‎Atas temuan itu, kemudian manajemen memanggil petugas checker (pencatat barang gudang-red) berinisial A. Dari keterangan petugas ini, dirinya mengakui telah melakukan penggelapan pupuk.

Dia dibantu oleh dua orang sopir, masing-masing Yanwar dan Udin serta 3 orang buruh bongkar muat berinisial AIA, S dan Js.

Keenam tersangka kini telah diamankan oleh Polres Bontang untuk mempertanggungjawabkan perbutannya di hadapan hukum. Kerugian sementara belum diketahui, penyidik mengaku masih melakukan pendalaman kasus. (*)

KRONOLOGI KEJADIAN

1. Sabtu 3/1/2018 Kepala Gudang penyimpanan pupuk PT TSB mendapat invoice 169 ton dari pihak jasa pengantar pupuk CV Duta Sarana.

2. Ada kejanggalan, dari total keseluruhan pengiriman terdapat kekurangan 8 sak. Kemudian kepala gudang melakukan pengecekan, berupa Surat Pengadaan Barang (SPB), tiket timbang dan buku penerimaan di gudang miliknya.

3. Didampingi manajemen CV Duta Sarana, kepala gudang melakukan pengecekan ulang stok. Hasilnya total pengiriman oleh PT Duta Sarana hanya mendapati stok 159 ton atau selisih dgn invoice 8,250 ton.

4. Dari total 4 SPB, ada 1 SPB yang tidak masuk atau diterima PT PSB pada periode 17 November - 30 Desember 2017.

5. Atas temuan itu, manajemen memeriksa petugas catat atau checker gudang inisial A. Dari keteranganya dia mengakui bekerja sama dengan sopir ekspedisi, masing-masing inisial RH, Yanwar dan Udin dibantu buruh bongkat muar PT TSB A, S dan JS. Atas temuan tersebut manajemen gudang melaporkan ke Kapolsek Muara Badak.(*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0