20 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kebiasaan Mengutil, Pria Ini Kepergok Bawa Satu Slop Rokok


Kebiasaan Mengutil, Pria Ini Kepergok Bawa Satu Slop Rokok
WY, pelaku pencuri rokok. (IST)

KLIKPENAJAM.COM - Tabiat mencuri rupanya tak bisa hilang dari WY (31)warga Jalan Kapt Piere Tendean RT 03 Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara Kota Bontang, Kalimantan Timur. Dia harus mendekam di jeruji besi usai kepergok mencuri satu slop rokok di toko.

Kejadiannya bermula kala pria berusia 31 tahun ini berniat belanja di salah satu toko di Jalan Kapt Piere Tandean RT 01 Kelurahan Bontang Kuala, Sabtu (10/2/2018) sekira pukul 14.00 Wita. Melihat peluang, rokok tersebut diselipkannya ke dalam jaket.

Namun, pelaku WY tak mengira jika gerak-geriknya sudah diintai pemilik toko. Usai kepergok, WY pun langsung diamankan pemilik toko. Saat pemilik toko hendak menghubungi Polsek Bontang Utara, tersangka kabur lewat pintu belakang toko.

Jajaran korps Bhayangkara, Unit Reskrim Polsek Bontang Utara pun langsung bergerak cepat. Tiga jam berselang, sekira pukul 17.00 Wita, WY pun berhasil diciduk di kediamannya Jalan Kapten Piere Tendean RT 01, tepatnya di gudang rumput laut samping Hotel Santi, Kelurahan Bontang kuala Kota Bontang.

Kapolres Bontang AKBP Dedi Agustono melalui Kasubag Humas Polres Bontang, Iptu Suyono menerangkan, pelaku WY bukan hanya mencuri rokok saja. Namun pernah mengambil barang milik orang lain berupa rokok, handphone, jam tangan, dan uang tunai di Toko Akkung Jalan Kapt Piere Tendean RT 01 No. 59 Kelurahan Bontang Kuala, Kota Bontang.

"Jumat, 27 oktober 2017 sekira jam 13.00 Wita, pelaku tuga pernah mengambil baranmg milik orang lain AKKUNG berupa berupa 1 buah HP Nokia warna hitam sudah tidak ada, jam tangan merek Rado juga tidak ada dan uang tunai sebesar Rp630 ribu. Dengan adanya kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp6 juta," terangnya lewat siaran pers.

Saat ini pelaku dan Barang Bukti diamankan di Polsek Bontang Utara guna menjalani proses penyidikan. Penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 Tahun penjara. (*)

Reporter : Omar N    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0