27 Mei 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pilkada Tanpa Politik Uang dan Politisasi SARA, Panwaslu PPU Gelar Deklarasi


Pilkada Tanpa Politik Uang dan Politisasi SARA, Panwaslu PPU Gelar Deklarasi
Deklarasi Pilkada anti Politik Uang dan SARA inisiasi Panwaslu PPU (Foto: Fadli)

KLIKPENAJAM.COM - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), menggelar deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA), guna menuju Pilkada 2018 yang jujur, bersih, dan berintegritas. Rabu (14/2) pagi.

Kegiatan ini dihadiri Ketua dan Komisioner Panwaslu PPU, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Tohar, Ketua KPU Feri Mei Efendi, Kajari Darfiah, perwakilan partai politik serta tim pemenangan dari masing -masing pasangan calon (Paslon), dan tokoh masyarakat.

Ketua Panwaslu PPU Daud Yusuf, mengatakan kegiatan ini sebgaai salah satu langkah awal menghadapi masa kampanye Pilkada Serentak 2018, yang merupakan program Bawaslu pusat.

“Deklarasi ini sekaligus menyuarakan Pilkada damai tanpa politik uang ataupun SARA," ujarnya.

Deklarasi ini juga sebagai bentuk pencegahan dan mengantisipasi potensi adanya praktik politik uang, ataupun mengangkat isu SARA dalam tahapan Pilkada. Terlebih masa kampanye yang segera menjelang. Sehingga seluruh potensi yang mengarah ke perpecahan, bisa diantisipasi dengan baik, agar Pilkada berjalan sesuai aturan yang berlaku.

"Kita lakukan pencegahan politik uang yang berpotensi saat kampanye, yang dimulai 15 Februari 2018," ungkapnya.

Selain itu, ia mengatakan pihaknya juga akan meminta Panwas Kecamatan (Panwascam) untuk mensosialisasikan anti politik uang tersebut.

“Jadi teman - teman yang di Panwascam kami harap juga melakukan sosialisasi, untuk menghindari dugaan -dugaan adanya politik uang. Karena kita mengutamakan pencegahan,” lanjut Daud Yusuf.

Ia pun mengimbau masyarakat apabila menemukan indikasi politik uang dari siapapun dan mengarahkan untuk memilih salah satu pasangan calon, agar segera melapor ke Panwas PPU, dengan membawa barang bukti serta saksi.

“Kalau ada laporan segera sampaikan ke Panwas, dengan melengkapi bukti -bukti serta saksinya,” pungkasnya.(*)

Reporter : Rahmad Fadli    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0