27 Mei 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kecanduan Game Online, Tiga Remaja Nekat Mencuri


Kecanduan Game Online, Tiga Remaja Nekat Mencuri
Tiga tersangka pencurian diamankan Polres PPU (Foto: Fadli)

KLIKPENAJAM.COM - Kecanduan Game Online membuat tiga remaja masing-masing YP (18), AS (17), dan AA (17), warga Kelurahan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), nekat mencuri peralatan elektronik milik keluarga salah satu tersangka.

Kasat Reserse Kriminal Polres PPU Iptu Iswanto mengatakan, pihaknya menerima laporan pencurian tersebut 24 Februari 2018 lalu, dari korban atas nama Khairil Ahmad (33). Ia menyebut jika rumah yang ditinggalinya itu dibobol maling, dan kehilangan sejumlah barang elektronik.

Menindaklanjuti itu, pihaknya kata Iswanto, langsung melakukan penyelidikan hingga mendapat informasi jika tersangka masih berada di wilayah hukum Polres PPU.

Hingga akhirnya ketiga remaja tersebut berhasil diamankan di tempat berbeda. YP diamankan di Jl Unocal RT 14, dekat sebuah warnet daerah pelabuhan Chevron. Lalu AA di Jl Unocal RT 13 Kelurahan Penajam. Dan AS di Jl Taka RT 01 Kelurahan Gunung Seteleng.

"Dari ketiganya kami amankan barang bukti berupa satu unit TV 32 inch, satu unit PlayStation 2, dua unit handphone, satu jam tangan warna gold, serta satu unit laptop," ujarnya.

Dari kasus ini, Polisi akan memberlakukan dua jenis sanksi berbeda, mengingat dua pelaku, AS dan AA masih dibawah umur. Sehingga akan dilakukan diversi. Sementara tersangka YP langsung ditahan untuk proses lebih lanjut.

“Dua tersangka ini kita akan lakukan diversi karena masih dibawah umur kita akan kordinasikan dengan bapas, sedangkan YP kita akan lakukan penahanan guna proses sidik lebih lanjut. Kemudian proses sidik itu kita akan lakukan splitching berkaitan dengan adanya penjara dibawah umur dan penjara yang sudah dewasa,” tandasnya.

Sementara dari pengakuan tersangka AA, ia nekat beraksi setelah berhasil memasuki rumah dengan cara mengambil kunci terlebih dulu, mengingat korban merupakan keluarga sendiri.

“Saya ambil kunci rumah di kamar nenek, baru saya masuk sekitar jam 12 malam (24.00 Wita) pas orang rumah lagi tidur," ucapnya.

Setelah berhasil mengeluarkan barang hasil curian tersebut, ia kemudian langsung menawarkan dan menjualnya.

“Barang itu langsung saya jual, yang cari pembeli itu dua teman saya ini, hasilnya lebih kurang Rp 2 juta pak,” jelasnya sambil merunduk.

Dilanjutkannya, ia nekat mencuri di rumah keluarganya sendiri lantaran kecanduan bermain game online di warnet dan tidak memiliki uang.

“Uangnya saya pake main warnet sama beli yang diperlukan untuk game. Juga buat ngumpul sama teman di cafe dan buat bayar hutang,” lanjut AA. (*)

Reporter : Rahmad Fadli    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0