23 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tambang Ilegal Diduga Beroperasi di Tengah Kota Tanjung Redeb


Tambang Ilegal Diduga Beroperasi di Tengah Kota Tanjung Redeb
Aktivitas penambangan PT MER yang diduga ilegal (Foto: Dayat)

KLIKPENAJAM.COM - Dugaan aktivitas penambangan batubara ilegal di tengah kota oleh PT Mineral Energi Resouce (MER), tepatnya Jl Sultan Agung Kecamatan Tanjung Redeb, dinilai sangat meresahkan. Ditambah lagi pihak perusahaan disebut berdalih, kegiatan pengerukan hanya untuk pematangan lahan pembangunan perumahan Korpri seluas 7 Hektare.

Bupati Berau Muharram, pun mengatakan Pemerintah Daerah sangat menyesalkan kegiatan tersebut. Pasalnya perusahaan kata dia, tidak pernah melapor terkait penambangan tersebut ke pemerintah maupun Dprd Kabupaten Berau. Belum lagi, pengangkutan hasil dilakukan menggunakan truk plat kuning.

"Pemerintah menyerahkan sepenuhnya ke aparat Kepolisian untuk melakukan penyelidikan serta menelusuri aktivitas sebenarnya. Apakah benar ada penambangan tanpa izin atau seperti apa," ujar Muharram, saat ditemui usai pembahasan Raperda di Kantor DPRD Berau, Kamis (15/3).

Selama ini Muharram mengaku tidak pernah mengetahui ada kegiatan penambangan di tengah kota, dan kabar dari aktivitas PT MER baru ia dapatkan melalui pemberitaan dan media sosial.

"Saya malah baru tahu jika ada tambang di tengah kota, apalagi dengan dalih pematangan lahan. Seharusnya batubara jangan diangkut dan dijual seperti itu," jelasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Berau, Syarifatul Syadiah menyebut keberadaan aktivitas penambangan di tengah kota sangat tidak sesuai, karena mengganggu dan berpengaruh pada kualitas udara serta lingkungan.

"Dampak lingkungan tentu berpengaruh. Saya secara pribadi kecewa dengan adanya penambangan di tengah kota, dan kami akan melakukan rapat mengenai masalah ini," katanya. (*)

Reporter : M Hidayat    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0