15 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Upaya Penyelesaian Tapal Batas, DPRD PPU Merujuk ke Bontang


Upaya Penyelesaian Tapal Batas, DPRD PPU Merujuk ke Bontang
Ketua Komisi 1 DPRD PPU Fadliansyah (kiri), bersama Wakil Walikota Bontang Basri Rase (tengah) dan Asisten 1 Pemkot Bontang M Bahri (kanan) - Foto: Zaenul

KLIKPENAJAM.COM - Komisi 1 DPRD Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU) lakukan kunjungan kerja ke Kota Bontang guna mencari referensi penyelesaian tapal batas antar wilayah. Senin, 19 Maret 2018.

Kota Bontang sengaja menjadi rujukan PPU, karena menjadi salah satu daerah pemekaran dari Kabupaten Kutai, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kutai Timur. Sehingga dari hal itu, upaya koordinasi yang dilakukan antar daerah yang berbatasan langsung dalam penentuan batas wilayah menjadi poin penting pertemuan tersebut.

Wakil Walikota Bontang Basri Rase, yang menerima rombongan DPRD PPU mengatakan pertemuan tersebut dapat menjadi ajang berbagi solusi bagi kedua daerah, dalam hal penyelesaian batas wilayah.

“Semoga dengan pertemuan ini kita bisa saling berbagi solusi tentang penyelesaiang sengketa tapal batas,” ujar Basri.

Sementara Ketua Komisi 1 DPRD PPU Fadliansyah, menjelaskan jika Penajam Paser Utara saat ini tengah menghadapi persoalan tapal batas yang belum tuntas dengan Balikpapan, dan telah masuk ke ranah hukum.

Ia menjelaskan, PPU kehilangan wilayah seluas 32 Km persegi, sebagai imbas terbitnya Permendagri nomor 48 tahun 2012, tentang batas Kota Balikpapan dengan PPU. Sementara warga yang berada di beberapa kawasan Balikpapan yang masuk dalam area sesuai Permendagri, mayoritas warga dengan KTP serta surat tanah dari Kabupaten PPU.

“Maka dari itu kunjungan ini guna mencari referensi dan masukan, untuk mangetahui sejauh mana koordinasi Pemerintah Kota Bontang terkait wilayah dan tapal batas, utamanya yang berdampingan dengan kabupaten lain,” terang Fadliansyah.

Dalam kesempatan itu, asisten 1 Pemerintahan Pemkot Bontang M. Bahri, memaparkan jika Bontang dan PPU memiliki kesamaan, dari awalnya satu daerah yang dipecah Kabupaten Kutai. Kini Bontang berdampingan dengan dua Kabupaten, yakni Kutai Timur dan Kutai Kartanaga.

Terkait batas wilayah, Bontang dengan Kutai Kartanegara tidak memiliki masalah, setelah turun bersama ke lapangan untuk mengetahui penentuan batas masing-masing wilayah. Begitupun dengan Kutai Timur, didasarkan pada Permendagri nomor 25 tahun 2005, tentang penentuan batas wilayah Bontang dengan dua kabupaten tersebut.

Hanya saja, persoalan Sidrap yang secara de facto masuk ke wilayah Bontang, namun secara de jure ada di wilayah Kabupaten Kutim masih dalam penyelesaian. (*)

Reporter : Zaenul Fanani    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0