23 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Enam Korban Tewas Terjebak Kebakaran di Samarinda


Enam Korban Tewas Terjebak Kebakaran di Samarinda
Kobaran api di permukiman warga di Jalan Merdeka 2 RT 91 Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Selasa dini hari sekira pukul 02.00 Wita.

KLIKPENAJAM.COM - Enam orang tewas terpanggang akibat terjebak dalam musibah kebakaran yang terjadi di permukiman warga di Jalan Merdeka 2 RT 91 Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Selasa dini hari sekira pukul 02.00 Wita.

Api yang berkobar menghanguskan tiga rumah yang dihuni delapan kepala keluarga (KK) atau 23 jiwa. Kerugiannya disebutkan mencapai ratusan juta rupiah. Warga yang sedang tidur nyenyak dibuat panik dengan teriakan 'kebakaran'. Puluhan mobil pemadam kebakaran juga bergerak mendatangi lokasi kejadian. Petugas harus berjibaku selama dua jam lebih untuk bisa menjinakkan si jago merah yang mengamuk.

Ketua RT 91, Kelurahan Sungai Pinang, Mustapa, mengatakan bahwa rumah yang terbakar masing-masing milik Erhamsyah, terdiri dari 3 KK dan berjumlah 7 jiwa; Haji Husin Tandri, berisi 2 KK dan berjumlah 7 jiwa; serta Hj Siti Aminah yang terdiri dari 3 KK dan berjumlah 9 jiwa.

Api berkobar sekira pukul 02.00 Wita mengejutkan warga sekitar. Belum ada yang tahu persis sebab kobaran api, namun dikabarkan akibat hubungan arus pendek listrik. Api berkobar cepat menyambar rumah lainnya.

Beberapa menit kemudian, petugas pemadam pun berdatangan. Warga yang tengah tertidur pulas pun, bergegas menyelamatkan sebagian barang mereka. Di tengah kobaran api, mencuat kabar ada satu keluarga terjebak di dalam rumah, yang dihuni Erhamsyah.

"Ada banyak orang di dalam rumah itu. Ada sekitar 5-6 orang," tambah warga Jalan Merdeka, Mashadi (46).

Usai kobaran api berhasil dikuasai 2 jam kemudian, petugas pemadam bergerak memastikan kabar sekeluarga terjebak di dalam rumah. Benar saja, ditemukan jenazah di dalam rumah itu.

Keenam korban itu adalah termasuk Erhamsyah, Salim, Fitriani, Dedi Pranadi, Sadariah serta seorang bayi yang masih dalam kandungan ibunya. Satu per satu dievakuasi dari lokasi rumah yang hangus terbakar.

"Benar, ada 6 orang korban meninggal," kata petugas Tin Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Samarinda, Nanang Arifin pagi ini.

Peristiwa itu sendiri menghanguskan 3 rumah masing-masing milik Husin Tandri yang terdiri dari 2 KK atau sekitar 7 jiwa, rumah milik Siti Aminah yang dihuni 9 KK atau sekitar 9 jiwa, serta rumah Erhamsyah yang dihuni 3 KK atau 7 jiwa.

"Semuanya ada 8 KK 23 jiwa. Enam diantaranya meninggal," ujar Nanang menegaskan.

"Ada 14 unsur pemadam yang bergabung mulai pemadaman sampai proses evakuasi. Kobaran api mulai jam 2 sampai jam 4 pagi ini tadi. Untuk penyebabnya, masih diselidiki pihak berwajib ya," demikian Nanang. (*)

Reporter : Ramadhan NR    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0