19 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Videotron Mangkrak, Sekkab Tohar Usul Dikerjasamakan Pihak Ketiga


Videotron Mangkrak, Sekkab Tohar Usul Dikerjasamakan Pihak Ketiga
Salah satu videotron milik Pemkab PPU (Foto: Fadli)

KLIKPENAJAM.COM - Videotron milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada tiga titik kawasan, masing-masing Kelurahan Nipah-nipah, Petung, dan Waru hingga kini belum juga difungsikan maksimal.

Kondisi itu pun menarik perhatian Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU Tohar, dengan menyarankan videotron senilai Rp5 Miliar itu dapat dilakukan kerjasama dengan pihak ketiga, oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), agar bisa kembali diaktifkan serta difungsikan secara maksimal.

Sebab keterbatasan anggaran Pemerintah Daerah menjadi salah satu kendala terkait optimalisasi videotron.

“Untuk biaya pengadaan listrik menggunakan sistem isi ulang (token), dan tiga videotron itu membutuhkan anggaran sekitar Rp12 juta tiap bulannya,” ujar Tohar.

Sementara Kepala Diskominfo PPU Budi Santoso, mengatakan belum difungsikannya 3 videotron itu karena terkendala Pesonal Computer (PC) untuk pengoperasian, yang hingga kini belum juga terealisasi

“Kami hanya memiliki satu PC dan itupun tidak support dengan spek (spesifikasi). Kalaupun dipaksakan, juga tidak berjalan secara optimal,” ujarnya.

Saat ini pihaknya kata Budi, telah mengajukan pengadaan PC kepada Bapelitbang, meski belum terpenuhi. Tertundanya pengadaan disebabkan adanya pemberitahuan rasionalisasi Diskominfo, salah satunya pengadaan PC bagi videotron.

“Karena kita tidak diperkenankan belanja modal dan PC masuk dalam kategori itu, jadi kami menyurati kembali Bapelitbang agar anggaran ditangguhkan. Makanya kita masih menunggu kepastian bisa dilaksanakan apa tidak,” tandasnya.

Ditambahkannya, anggaran yang diajukan Diskominfo untuk pengadaan PC Videotron berkisar Rp25 juta. Sehingga pihaknya belum dapat memastikan salah satu dari tiga videotron yang akan difungsikan secepatnya. Sebab saat ini hanya memiliki satu PC untuk pengoperasian.(*)

Reporter : Rahmad Fadli    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0