23 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Detik Akhir Jabatan Bupati Yusran Aspar, Bangun Pondasi Kokoh untuk Masa Depan PPU


Detik Akhir Jabatan Bupati Yusran Aspar, Bangun Pondasi Kokoh untuk Masa Depan PPU
Kemegahan Kantor Bupati PPU dibangun pada masa Pemerintahan Yusran Aspar (Foto: Humas PPU)

"Pondasi atau dasar pembangunan di Kabupaten PPU telah kami rancang dengan perencanaan yang baik. Siapapun Kepala daerah nantinya, diharapkan dapat meneruskan pelaksanaan pembangunan dengan berbagai program yang telah ada, untuk kemajuan daerah yang bermuara pada kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten PPU kedepan,"

-Yusran Aspar-

Mengerjakan pondasi adalah bagian terpenting dalam sebuah bangunan. Pengerjaan pondasi merupakan langkah awal untuk memperkokoh dan kekuatan sebuah bangunan itu kedepan. Namun pondasi dikerjakan tidak mesti untuk sebuah bangunan, peruntukkan lain misalnya, keluarga idaman, keyakinan yang kita anut dan sebagainya juga membutuhkan pondasi yang baik dan kokoh.

Ada juga untuk kemajuan suatu daerah tentunya seorang Kepala Daerah harus mampu meletakkan pondasi yang kokoh bagi daerah itu. Karena Daerah maju salah satunya juga ditentukan oleh bagaimana seorang pemimpin telah meletakkan dasar pembangunan itu di awal yang pada akhirnya mampu menjadi sebuah pondasi kokoh bagi kemajuan daerah itu mendatang.

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar sebagai kepala daerah pertama di Kabupaten PPU tentunya telah melakukan itu. Sebagai daerah pemekaran atau Kabupaten muda di Kalimantan Timur, Kabupaten PPU pada awalnya memang tidak memiliki apa-apa. Saat itu Kabupaten PPU hanyalah sebuah Kecamatan Panajam yang merupakan bagian kecil dari Kabupaten Paser atau Kabupaten induk.

Kini Kabupaten PPU telah berusia 16 tahun sejak pemekaran pada 2002 lalu. Kabupaten dengan sebutan Benuo Taka ini kini mampu sejajar dengan Kabupaten/Kota lainnya di Kaltim bahkan Indonesia. Dalam beberapa bidang tertentu, PPU bahkan lebih unggul dengan Kabupaten/ Kota lainnya di Kaltim yang usianya terpaut hingga ratusan tahun dengan PPU.

Keberhasilan ini tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan atau cukup dengan ucapan bin salabin. Namun ada perjuangan besar seorang bupati Yusran Aspar dalam meletakkan dasar-dasar atau pondasi kokoh serta gagasan dan ide cemerlang disana, sehingga pembangunan di daerahnya mampu menjadikan Kabupaten ke sepulu di Kaltim ini patut diperhitungkan di kanca Nasional.

Pelabuhan di Kawasan Industri Buluminung (KIB) 

Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Paser ini telah membangun Kabupaten PPU secara rapi dan tertata. Diawal kepemimpinannya sebagai bupati PPU saat itu, suami Hj Rustini Yusran Aspar ini bahkan telah merancang tatanan kawasan pemerintahan yang dipusatkan di Kilometer 09 Nipah-nipah seperti saat ini menjadi satu kawasan pemerintahan. Belum lagi dilengkapi fasilitas jalan-jalan pemerintahan yang memuaskan dan menjadikan wajah Kabupaten PPU menjadi indah dipandang mata. Selain itu urusan pemerintahan akan semakin mudah bagi masyarakat PPU yang sedang berkepentingan kepada pemerintah daerah tentunya.

“Dulu bisa saja diawal kepemimpinan saya usulkan, misalnya Kantor bupati menggunakan atap sirap dengan alasan sebagai ciri khas daerah, atau Kantor bupati berada di Kelurahan Petung, kemudian Kantor DPRD berada di Kelurahan Penajam dan sebagainya. Namun itu tidak kami lakukan karena pastinya akan sangat menyulitkan masyarakat Kabupaten PPU dalam berurusan dengan pemerintah daerah,” beber Yusran Aspar.

Selain penataan kawasan pemerintahan Bupati PPU juga telah membangun ratusan kilometer jalan penghubung antar wilayahnya di PPU yang sebagian besar telah di lakukan dengan Rigid beton. Bahkan untuk peningkatan jalan-jalan setrategis di wilayahnya, bupati PPU berhasil memberikan kepercayaan kepada PT SMI untuk melakukan pinjaman dana bagi kelancaran pelaksanaan pembangunannya.

”Pondasi atau dasar pembangunan di Kabupaten PPU telah kami rancang dengan perencanaan yang baik, siapapun Kepala daerah nantinya diharapkan dapat meneruskan pelaksanaan pembangunan itu dengan berbagai program yang telah ada untuk kemajuan daerah yang bermuara pada kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten PPU kedepan,” kata Yusran Aspar dalam satu kesempatan.

Sekalipun dukungan pembiayaan APBD yang relatif kecil dibandingkan dengan kabupaten kota lainnya di kaltim, pemda PPU telah mampu memanfaatkan anggaran yang ada secara efisien dan tepat sasaran tentunya. Berbagai terobosan dan gagasan mampu diciptakan oleh mantan anggota DPR RI ini dengan baik di wilayah kabupaten PPU yang pada akhirnya mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi insfestor besar untuk bergabung di tanah benuo taka ini.

Beberapa contoh perencanaan pembangunan yang menjadi kebanggan dan keberhasilan PPU saat ini dan kedepan adalah telah tersedianya Kawasan Industri Buluminung (KIB) dengan berbagai infestasi yang ada di dalamnya. Dalam kawasan ini ada aset pemkab PPU didalamnya salah satunya adalah fasilitas pelabuhan Benuo Taka, yang menyandang tiga fungsi sekaligus yaitu sebagai pelabuhan umum, pelabuhan CPO dan pelabuhan batubara dalam wilayah KIB yang kini telah mampu menjadikan salah satu sumber PAD bagi PPU.

Tinjauan sejumlah proyek pembangunan oleh PT SMI di Kabupaten PPU 

Pembangunan strategis lainnya dalam lingkup KIB adalah saat ini PT Waskita Karya telah membangun sebuah Pabrik Preecast yang merupakan pabrik beton untuk wilayah timur Indonesia, termasuk salahsatunya disiapkan untuk pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan yang menghubungkan Blikpapan-PPU. Pabrik ini menurut informasi merupakan satu-satunya yang ada diluar pulau Jawa dan kini progres pembengunannya telah mencapai 90 persen.

proyek berskala besar lainnya disana, diantaranya pembangunan Kereta Api (KA) Borneo dan Tekhno Park dari Russian Railways, pelabuhan Group PT. Astra, dok Kapal, National Science Technopark, pabrik Pulb dan Paper PT. Agra Bareksa serta insvestasi lainnya yang berskala besar dengan nilai investasi Trilliunan rupiah. Ada lagi satu langkah visioner lainnya dari Yusran Aspar. Melalui gagasannya kini telah terbangun jalan-jalan lebar dan coastal Road di PPU bahkan mengalahkan jalan utama yang merupakan milik provinsi di daerah.

Bupati dengan segudang prestasi dan pengalaman ini mengungkapkan bahwa setelah berakhir masa jabatannya sebagai bupati PPU dalam waktu dekat ini, juga berkeinginan untuk terus bekerja membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bahkan tidak hanya di Kabupaten PPU tetapi diseluruh kaltim dengan mendaftarkan diri sebagai anggota DPR RI untuk Dapil Kalimantan Timur. (HUMAS)

Oleh: Subur Priyono 

(Staf Humas Sekretariat Kabupaten PPU)

Reporter : Humas Pemkab PPU     Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0